PMI Jember bersama BPBD Jember kembali mendistribusikan air bersih ke warga yang mengalami krisis air. Jika sebelumnya di Kelurahan Gebang, kali ini juga ad 250 KK warga Lingkungan Tegal Rejo, Kelurahan Jember Lor, Patrang yang mengalami krisis air.
Kepala Humas PMI Jember Ghufron Evian Efendi menjelaskan, dampak kekeringan di Kecamatan Patrang semakin meluas, jika sebelumnya ada di Kelurahan Gebang, kini warga di Kelurahan Jember Lor juga terdampak krisis air. Sedikitnya ada 250 KK di kelurahan Jember Lor yang kesulitan mendapatkan air bersih.
Atas kondisi itu, PMI Jember bersama BPBD Jember mendistribusikan air bersih ke lokasi itu. Karena kebutuhan air bersih cuku tinggi, proses distribusi air bersih dilakukan dua kali dalam sehari.
Sementara salah satu warga, Miati mengatakan, krisis air bersih sudah mulai dirasakan oleh warga sejak bulan Februari 2022 lalu. Warga hanya bergantung kepada air bersih bantuan. Kadang-kadang warga juga harus membeli air galon jika air bantuan telat datang.
Karena, sumur-sumur milik warga di lokasi itu mengalami kekeringan. Itu terjadi pasca Dam yang berfungsi menampung air di lokasi itu rusak diterjang banjir.
(704 views)