Sempat tembus 20 ribu rupiah per kilogram, hari ini harga minyak goreng curah di pasaran mulai turun. Di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Jember berada di kisaran 15 ribu 500 per kilogram. Hal itu disampaikan Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo saat sidak di Pasar Kalisat, Kamis siang.
Hery mengatakan, beberapa waktu lalu harga minyak curah di pasar tradisional tembus 20 ribu per kilo gram. Harga itu jauh di atas Harga Eceran Tertinggi yang diatur pemerintah, seharga 15.500 per kilo gram.
Mahalnya harga minyak curah lanjut Hery, disebabkan stok di distributor menipis sehingga para pegangan masih mengeluarkan biaya operasional tambahan. Namun, hingga Kamis kemarin, harga minyak curah mulai turun di kisaran 15.500 per kilogram. Meski demikian Hery mengakui masih ada pedagang yang menjual di atas HET.
Lebih lanjut Hery menjelaskan, untuk harga minyak kemasan juga terbilang normal, yakni berada di kisaran 24.000 per liter.
(826 views)