Komisi B DPRD Jember pekan depan berencana meminta klarifikasi dari Bank Indonesia serta Disperindag, terkait tingginya angka inflasi di kabupaten Jember pada bulan Maret, yang hingga melebihi angka inflasi nasional dan propinsi.
Ketua Komisi B DPRD Jember Siswono menjelaskan, komisi B sudah banyak mendengar keluhan masyarakat tentang kenaikan harga komoditas, salahsatunya akibat tingginya angka inflasi. Disini sebenarnya menjadi tugas tim pengendali inflasi daerah yang di dalamnya ada Bank Indonesia dan Disperindag.
Pekan lalu lanjut Siswono, DPRD masih disibukkan dengan pembahasan Raperda yang baru saja selesai. Untuk itu pekan ini Komisi B akan melayangkan surat kepada BI dan Disperindag, untuk dilakukan pembahasan terkait tingginya angka inflasi ini pekan depan.
Diberitakan sebelumnya angka inflasi bulanan kabupaten Jember di bulan Maret tergolong sangat tinggi, bahkan merupakan angka inflasi bulanan tertinggi sejak 2020 lalu. Tidak hanya itu, angka inflasi kabupaten Jember ternyata juga lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional dan propinsi Jawa Timur.
(621 views)