Ditemukan 25 Ribu Warga Jember Meninggal Belum Dilaporkan

25 ribu orang warga Jember yang sudah meninggal, ternyata hingga saat ini belum dilaporkan. Hal ini diketahui setelah dispenduk capil melaksanakan progam layanan jemput bola, pemutakhiran data adminduk sejak awal Januari 2022 lalu.

Menurut kepala Dispenduk Jember Isnaini Dwi Susanti, perbedaan data menyebabkan target capaian vaksin di Jember lebih tinggi dari seharusnya. Karena itu sejak Januari lalu pihaknya melakukan layanan jemput bola kepada masyarakat, untuk mengurus akta kematian.

Sepanjang tahun 2021 Dispenduk menerbitkan seribu akta kematian. Ternyata setelah dilakukan jemput bola, sejak Januari hingga akhir Februari 2022 ini saja ditemukan 25 ribu orang warga Jember sudah meninggal dunia, tetapi belum dilaporkan ke Dispenduk. Tetapi saat ini mereka sudah diberikan akta kematian, sehingga datanya sudah terhapus hingga ke data adminduk di pemerintah pusat.

Dispenduk lanjut Santi, akan terus melakukan validasi data kependudukan ini. Sebab Dispenduk tidak bisa begitu saja menghapus data dari sistem adminduk, jika pihak keluarga belum melapor dan belum mendapat akta kematian.

(709 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.