Ratusan rekanan proyek pengadaan wastafel tahun 2020, Selasa siang menggelar aksi unjuk rasa di depan Pendapa Wahyawibawagraha. Mereka menagih pembayaran pekerjaan mereka kepada bupati Jember Hendy Siswanto.
Koordinator Aksi Iswahyudi kepada sejumlah wartawan menjelaskan, aksi ini digelar atas dasar kekecewaan terhadap pernyataan yang disampaikan Bupati Jember Hendy Siswanto dalam sebuah pertemuan beberapa hari lalu. Hendy yang bersikeras tidak akan membayar rekanan wastafel dengan alasan menunggu hasil audit BPK dinilai sudah menyinggung para rekanan.
Sebab sesuai prosedur, BPK bisa melakukan pemeriksaan jika proyek selesai dan pembayaran sudah dilakukan. Sehingga aneh jika masih menunggu hasil audit BPK terhadap proyek yang belum dibayar.
Dari 400 rekanan yang mengerjakan pengadaan wastafel lanjut Iswahyudi, sudah ada yang menyelesaikan pekerjaannya, bahkan sudah ada yang merampungkan SPJ nya. Namun hingga saat ini bayaran untuk mereka masih belum diberikan oleh Bupati Jember.
Lebih jauh Iswahyudi menjelaskan, hingga dua minggu kedepan pihaknya akan mendirikan posko pengaduan di depan Pendapa Bupati. Posko ini bertujuan untuk mendata rekanan yang belum menyelesaikan pekerjaannya dan rekanan yang menyelesaikan pekerjaannya namun belum SPJ, dan rekanan yang menyelesaikan pekerjaan dan SPJ.
(758 views)