Sebelum Dibakar, Mayat Mahasiswa Unej Sempat Mau Dikubur

Tersangka pembunuhan Galau Wahyu Utama, ternyata sempat ada rencana mengubur mayat korban. Namun hal itu gagal karena tidak menemukan lokasi yang aman.

Kepada wartawan tersangka AR mengaku, awalnya tidak ada rencana menghabisi nyawa korban. Tersangka AR dan RF hanya ingin menguasai mobil honda jazz milik korban.

Namun karena korban melawan saat dicekik akhirnya, secara tidak sengaja cekikan itu diperkuat sampai akhirnya meninggal dunia.Saat mengetahui korban meninggal, AR kemudian takut dan bingung.

Arif kemudian mengikat mayat korban mengunakan lakan dan membawanya ke perumahan griya mangli dengan tujuan dikubur. Namun karena tidak menemukan lahan, akhrnya dibawa ke Rembangan.

Saat itu muncul rencana membakar mayat korban. Mayat korban akhirnya dibakar di Jl M Yanin, Kecamatan Kaliwates.

(757 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.