Dinas pendidikan mengakui masih sangat sulit memberikan pemahaman kepada walimurid, agar mengijinkan anaknya yang berusia 6-11 tahun untuk di vaksin. Demikian disampaikan kepala bidang SD Dinas pendidikan Jember Endang Sulistyowati.
Endang menjelaskan, beberapa hari terakhir pihaknya sudah mendatangi sedikitnya 19 sekolah, untuk pelaksanaan vaksin anak usia 6-11 tahun. Tetapi dari semua sekolah tersebut, tidak lebih dari 2500 orang anak yang bersedia di vaksin.
Memang ada sebagian anak yang tidak diberikan vaksin karena memiliki penyakit bawaan, tetapi mayoritas orang tua masih takut anaknya untuk divaksin meski sudah diberikan penjelasan oleh petugas dari dinas kesehatan.
Dengan kondisi ini dinas pendidikan masih memikirkan cara menjelaskan kepada orang tua siswa yang lebih efektif, salahsatunya dengan membuat video animasi berdurasi pendek, untuk disosialisasikan melalui media sosial.
(764 views)