Seluruh sekolah dasar di kabupaten Jember hari ini mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas. Demikian disampaikan kepala bidang SD dinas pendidikan jember Endang Sulistyowati Senin siang.
Secara tehnis Endang menjelaskan, siswa dibagi menjadi 2 shift masing-masing 50 persen, dengan jam belajar selama 3 jam. Dengan demikian seluruh siswa tetap bisa mengikuti pembelajaran meski harus segara bergantian.
Kebijakan dimulainya pembelajaran tatap muka ini menurut Endang, salahsatunya bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan vaksin untuk anak usia 6 sampai 11 tahun. Dengan berkumpul di sekolah dapat lebih memudahkan pelaksanaan vaksin anak.
Untuk tahap awal yang dimulai hari ini, pelaksanaan vaksin dilaksanakan di wilayah kecamatan kaliwates, yakni SND Mangli 1 dan Kebon Agung 1, yang kemudian di lanjutkan ke sekolah lainnya.
(843 views)