Banjir yang terjadi di kawasan kota, akibat curah hujan cukup deras di daerah Rembangan, Gugut Sukorambi dan Sucopangepok Jelbuk. Demikian disampaikan sekretaris BPBD Jember Heru Widagdo Rabu sian
Heru menjelaskan, BPBD memiliki tim yang siaga melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan bencana. Berdasarkan laporan tim, hujan deras terjadi di kawasan dataran tinggi seperti rembangan, gugut dan sucopanagepok.
Akibatnya arus sungai jauh lebih deras dibanding biasanya. Diperparah lagi aliran sungai dari 3 wilayah tersebut bergabung menjadi satu titik di sungai jompo yang terletak di jalan Sultan Agung. Sehingga wajar terjadi banjir di kawasan kota termasuk rumah bupati.
Lebih jauh Heru menjelaskan, berdasarkan informasi dari BMKG curah hujan tinggi hingga ekstrem diperkirakan masih akan terjadi di Jember. Untuk itu Heru menghimbau masyarakat yang tinggal di sekitar sungai selalu meningkatkan kewaspadaannya.
(744 views)