Karena Sering BAB di Celana, Bocah Yatim di Sumberbaru Tewas Dianiaya Ibu Kandung

Seorang bocah yatim kelas 1 SD di Kecamatan Sumberbaru, meninggal dunia setelah dianiaya oleh ibu kandung sendiri berinisial RST. Penganiayaan itu diduga hanya karena korban sering BAB di dalam celana

Kapolsek Sumberbaru AKP Fatchur Rahman menceritakan, pasca ayah korban meninggal akibat kecelakaan di Bali tahun 2020 lalu, korban tinggal berdua dengan pelaku di rumah pemberian orang tua pelaku. Untuk kebutuhan sehari-hari bergantung kepada uang kiriman orangtua pelaku yang bekerja di Malaysia.

Selama hidup berdua dengan pelaku, korban sering dianiaya sampai menangis siang dan malam. Tanggal 29 Oktober 2021 lalu, tubuh korban yang penuh luka lebam diketahui oleh gurunya. Bocah kelas 1 SD itu mengaku luka lebam itu akibat penganiayaan yang dilakukan oleh ibu kandungnya.

Pada akhir bulan Desember 2021 selain menangis juga terdengar suara pukulan. Setelah itu korban mulai mengeluh sakit di bagian perut dan mual. Korban akhirnya meninggal dunia pada hari Selasa, 04 Januari 2022 lalu.

Lebih jauh Fatchur menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan sementara, diduga kuat korban memang sering dianiaya oleh ibu kandung. Kepada penyidik pelaku mengaku terpaksa menganiaya korban hanya karena sering BAB di dalam celana. Pelaku merasa jijik untuk membersihkannya.

(680 views)