Bawaslu Jawa Timur langsung melakukan cek ke hotel lokasi acara, yang disebutkan dalam surat yang beredar dengan mencatut nama Bawaslu. Demikian disampaikan komisioner Bawaslu Jawa Timur Nurelya Anggraeni.
Ely menjelaskan, setelah mendengar info beredarnya surat tersebut pihaknya bersama Bawaslu Sidoarjo melakukan kroscek ke lokasi. Sebab selama ini Bawaslu tidak pernah mengeluarkan surat seperti yang banyak beredar melalui media sosial.
Dari situlah diketahui memang ada 2 orang pemesan ballroom hotel dengan mengatasnamakan Bawaslu Jatim, lengkap dengan konsumsinya. Tetapi seteah dicek kepada pihak hotel, disampaikan acara sudah selesai dan hanya dihadiri oleh 5 orang.
Elly memastikan surat yang beredar tersebut palsu, dan 2 orang yang memesan hotel di Sidoarjo bukan komisioner maupun staf Bawaslu. Untuk itu Ely berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan informasi bohong yang disebar oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
