Penyidik Satreskrim Polres Jember, Rabu siang melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya mayat Fani Yulianto. Olah TKP kali ini polisi menggunakan metode CSI atau Crime Scene Investigation dengan menerjunkan seekor anjing pelacak.
Kasatreskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna menceritakan, proses olah TKP ini merupakan yang ke dua kalinya dilakukan di TKP penemuan mayat korban. Diketahui dalam persitiwa ini sepeda motor dan handphone korban hilang dan hingga saat ini masih dalam proses pencarian.
Selain mencari petunjuk dengan mencari jejak yang tertinggal di TKP polisi juga sudah memeriksa delapan orang saksi. Kendati demikian polisi masih belum bisa menyimpulkan bahwa kasus ini adalah pencurian dengan kekerasan. Sebab untuk membuktikan itu masih perlu pendalaman lebih lanjut.
Sebelumnya, Sabtu sore Fani Yulianto ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di parit area persawahan .Selain mengalami luka sayat di bagian wajah dan leher, jasad korban juga tertindih balik kayu dan ada luka tusuk di bagian perut.
(700 views)