Komisi D DPRD Jember menilai pengawasan terhadap gelandangan dan pengemis yang dilakukan oleh dinas sosial, sejauh ini masih belum maksimal. Terbukti meski dirazia mereka kembali lagi ke jalanan.
Sekretaris komisi D DPRD Jember Edi Purnomo mengatakan, selama ini masih sering kali kita lihat gelandangan dan pengemis di lampu merah, merupakan orang yang sama yang sebelumnya pernah terjaring razia.
Harusnya jika dinsos memiliki skema yang tepat, setelah terjaring razia gelandangan dan pengemis ini mendapat pelatihan kerja, sehingga mereka tidak kembali ke jalan. Tapi nyatanya selama ini pelatihan sepertinya hanya formalitas saja, sehingga mereka kembali lagi ke jalanan.
Untuk itu tahun 2022 mendatang komisi D minta Dinsos membuat skema yang teoat, agar setelah terjaring razia gelandangan dan pengemis ini tidak kembali ke jalan, yang berpotensi mengganggu pengendara yang melintas.
