Kabar tentang Sholehudin warga Jember yang setahun tinggal di pos kamling tersiar keseluruh pelosok negeri, Kamis pagi UPT Kemensos wilayah Bali datang ke Jember, menawarkan tempat tinggal dan pelatihan kerja. Namun tawaran tersebut ditolak, Sholehudin memilih tetap tinggal dan berwirausaha di Jember.
Koordinator UPT Balai Rehabilitasi Sosial Bali Putu Sudiatmika menjelaskan, Kemensos mendapat informasi tersebut dari media, kemudian memerintahkan balai untuk melakukan assesement kepada yang bersangkutan. Sehingga hari ini dirinya datang ke Jember untuk melaksanakan perintah Kemensos.
Pihaknya lanjut Putu, menawarkan bantuan berupa tempat tinggal di balai dan diberikan pelatihan kerja selama 3 bulan. Setelah pelatihan rencananya Sholehudin akan dipekerjakan sebagai tenaga perakit kerajinan. Tetapi ternyata yang bersangkutan menolak, dan memilih tetap tinggal di Jember sambil berwirausaha.
Sementara Camat Patrang Mohammad Hudairi saat dikonfirmasi terpisah menjelaskan, Sholehudin sudah mendapat pinjaman lahan dari warga patrang, dan saat ini sedang dalam proses pembangunan rumahnya. Selanjutnya Sholehudin akan diberikan bantuan untuk membuka usaha bengkel, sedangkan anak-anaknya akan disekolahkan dengan biaya ditanggung pemerintah.
(660 views)