Guru SD di Mayang Jadi Korban Begal Payudara

Seorang guru salah satu Sekolah Dasar Negeri di Desa Sidomukti, Kecamatan Mayang, menjadi korban begal payudara saat hendak berangkat ke sekolah, Sabtu pagi. Diketahui guru itu merupakan korban begal payudara yang ke tiga di Desa Sidomukti.

Kepala Desa Sidomukti, Sunardi Hadi menceritakan, sekitar pukul 07.30 wib, dirinya menerima telpon dari warganya, bahwa sudah menjadi korban pelecehan seksual oleh orang tak dikenal, saat melintas di jalan sepi. Saat itu korban tiba-tiba dipepet dan dipegang payudaranya oleh pelaku. Usai melancarkan aksinya, pelaku langsung kabur.

Atas kejadian itu, Sunardi langsung berkoordinasi dengan Polsek Mayang dan mengecek lokasi kejadian begal payudara itu. Dari pengakuan warganya, sudah ada tiga orang yang menjadi korban begal payudara di lokasi yang berbeda. Aksi tak senonoh itu selalu dilakukan oleh pelaku terhadap perempuan yang berjalan seorang diri di tempat sepi.

Lebih Jauh Sunardi mengimbau warganya agar meningkatkan kewaspadaan dengan tidak berjalan seorang diri di tempat sepi. Sunardi juga meminta warga yang menjadi korban pelecehan seksual agar mengambil foto dan video pelaku, bahkan jika berani korban bisa melawan pelaku.

(776 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.