Sempat Dapat Teguran, Uin Khas Jember Akhirnya Gelar Wisuda Perpaduan Luring dan Daring

Setelah sempat mendapat teguran dari Satgas Covid Kecamatan Kaliwates karena menggelar wisuda secara luring, akhirnya Uin Khas Jember hari ini, menggelar wisuda lanjutan perpaduan daring dan luring.

Wakil Rektor III UIN KHAS Jember Hefni Zein dalam keterangan tertulisnya menjelaskan, Wisuda perdana sejak alih status menjadi UIN diikuti oleh 200 peserta. Dengan ketentuan, sebanyak 25 orang yang berasal dari perwakilan tiap fakultas mengikuti acara secara luring di di Aula Gedung Kuliah Terpadu. Sementaranya sisanya sebanyak 175 orang mengikuti acara secara daring dari rumah masing-masing.

Menurut Zein, wisuta perpaduan daring dan luring ini dilakukan setelah melakukan rapat koordinasi dengan tim satgas covid Kecamatan Kaliwates. Pertimbangannya selain Kaliwates merupakan zona merah, Uin Khas Jember sendiri menjadi klaster penyebaran covid setelah belasan orang dinyatakan postif berdasarkan hasil swab antigen beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Zein menjelaskan, wisuda perpaduan luring dan daring ini dilakukan dengan penerapan protokol secara ketat. Seluruh pimpinan, senat, panitia dan wisudawan diwajibkan melakukan tes kesehatan dan dinyatakan negatif covid-19. Protokol kesehatan yang terdiri atas 5 M juga sudah diterapkan dalam wisuda tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Meski izin kegiatan wisuda luring atau offline ditolak oleh Polsek Kaliwates, namun ternyata Selasa pagi, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq atau UIN KHAS Jember tetap menggelar wisuda luring tersebut.

(1.588 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.