Setelah satu bulan beroperasi, Anjungan Dukcapil Mandiri atau ADM yang dipasang di salahsatu pusat perbelanjaan, sudah melayani sedikitnya 1500 orang pemohon, tanpa mereka harus datang ke kantor Dispenduk.
Menurut kepala Dispenduk Jember Isnaini Dwi Sushanty, sejak awal di launching oleh bupati beberapa waktu lalu, sampai saat ini sudah melayani 1500 orang pemohon. Setiap hari ada sekitar 50 sampao 80 orang, yang melakukan pencetakan E-KTP dan KK melalui mesin ADM.
Selama sebulan beroperasi lanjut Shanty, pihaknya menemukan ada kendala dialami oleh 3 orang pemohon, karena nomor induk kependudukannya atau NIK tidak terbaca oleh sistem. Sehingga 3 orang pemohon tersebutbterpaksa harus datang ke kantor Dispenduk, karena sebelum di cetak perlu dikonfirmasikan terlebih dahulu ke kemendagri.
Dengan adanya ADM ini yang rencananya kedepan jumlahnya akan ditambah lagi, masyarajat tidak perlu lagi datang ke kantor Dispenduk untuk mengurus dokumen kependudukan, kecuali memang ada masalah dengan NIK miliknya.
(718 views)