Pengelolaan ambulans desa akan diserahkan ke puskesmas. Sehingga untuk biaya operasional sepenuhnya akan ditanggung oleh dinas kesehatan. Demikian disampaikan bupati Jember Hendy Siswanto Kamis siang.
Hendy menjelaskan, saat ini Jember memiliki 248 unit ambulans desa, yang akan di sebar di 51 puskesmas yang ada. Jumlah ambulans setiap puskesmas bervariasi, tergantung luas wilayahnya. Karena sudah menjadi tanggung jawab puskesmas, maka untuk biaya operasional akan sepenuhnya ditanggung dinas kesehatan.
Untuk pengemudi ambulans juga akan dilakukan rekrutment ulang oleh dinas kesehatan sesuai standart, agar lebih profesional. Hendy berharap setelah semua puskesmas mendapat ambulans, dapat melayani semua masyarakat yang membutuhkan.
Sebelumnya setelah melakukan pengadaan ratusan ambulans desa, wewenang pengelolaannya selama ini belum jelas. Tidak diserahkan kepada pemerintah desa, dan jiga tidak diserahkan kepada puskesmas. Akibatnya sumber anggaran biaya operasionalnya juga menjadi tidak jelas.
(780 views)