Jika sebelumnya berdasarkan hasil 2 kali swab yang dilakukan dinas kesehatan menyatakan 18 orang guru SMKN 6 Tanggul positif Covid, ternyata berbeda dengan hasil swab mandiri mereka, yang mwnyatakan seluruhnya negatif.
Kepala cabang dinas pendidikan propinsi Jawa Timur wilayah Jember Lumajang Mahrus Syamsul menceritakan, tidak lama setelah dilakukan swab oleh dinkes kepada seluruh guru dan karyawan SMKN 6 Tanggul, mereka juga melakukan swab PCR mandiri.
Dan ternyata dirinya mendapat laporan beserta foto hasil swab, seluruhnya dinyatakan negatif. Sehingga informasi yang menyebutkan 18 orang guru SMKN 6 Tanggul dinilai tidak benar. Meski demikian Mahrus tetap minta kepada seluruh sekolah, tetap waspada dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Mulai dari memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi dengan orang lain.
Sementara Bupati Jember saat dikonfirmasi mengatakan, agar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat, dirinya memerintahkan agar dilakukan swab ulang di SMKN 6 Jember. Sebab untuk menyatakan angka pasien covid, dieinya juga harus sangat berhati-hati.
(804 views)