PCNU Jember Imbau Warga Waspadai Lonjakan Kasus Covid-19

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama atau PCNU Jember mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap melonjaknya penyebaran Covid-19, salah satunya tidak melakukan mudik tahun ini. Hal ini dilakukan menindaklanjuti seruan terkait kegiatan jelang Hari Raya Idul Fitri yang berpotensi mengundang kerumunan yang dikeluargkan oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama atau PWNU Jawa Timur.

Ketua PCNU Jember, KH Abdullah Syamsul Arifin saat dikonfirmasi menjelaskan, NU sebagai salah satu organisasi sosial keagamaan Idonesia dengan warga terbanyak, perlu ikut ambil bagian membantu pemerintah dalam menangani kasus Covid-19. Hal tersebut dilakukan semata-mata untuk kemaslahatan umat agar pandemi Covid-19 ini segera berkahir.

Sebab pelanggaran terhadap protokol kesehatan yang masih kerap dilakukan masyarakat, justru akan menyebabkan tugas-tugas utama organisasi NU tidak terlaksana, baik dalam bidang pendidikan, dakwah dan yang berkeitan dengan perekonomian.

Untuk itu, meneruskan seruan dari PWNU Jatim, PCNU Jember  menyerukan beberapa hal kepada warga, diantaranya selama Ramadhan melakukan aktivitas ibadah dengan menaati protokol kesehatan, tidak melakukan mudik lebaran. Selain itu PCNU juga mengimbau warga yang tinggal di daerah zona merah tidak melaksanakan kegiatan salat idul fitri di masjid atau lapangan, namun cukup di rumah saja.

Sementara untuk warga yang tinggal di zona aman atau hujau dipersilahkan menyelenggarakan salat idul fitri di masjid atau di lapangan, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Warga di zona merah juga diimbau tidak melakukan silaturahmi tatap muka, namun cukup secara virtual.

(921 views)