FKB Soroti Anggaran Penanganan Stunting, AKI dan AKB

Fraksi Kebangkitan Bangsa DPRD Jember menyoroti alokasi anggaran untuk penanganan stunting, angka kematian ibu dan angka kematian bayi di Jember, yang tercatat terbanyak di Jawa Timur.

Menurut anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa yang juga ketua DPRD Jember Itqon Syauqi, dalam pembahasan perdana KUA PPAS bersama bupati dan tim anggaran Selasa malam, FKB meminta bupati memaparkan strategi dan alokasi anggaran untuk penanganan stunting, AKI dan AKB di Jember. Sebab Stunting, AKI dan AKB di Jember tertinggi di Jawa Timur, dan menjadi perhatian khusus presiden.

Bahkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang hadir saat pelantikan bupati terpilih beberapa waktu lalu, secara khusus berpesan agar Jember mampu menekan tingginya 3 kasus tersebut. Karena itulah FKB minta penjabaran alokasi anggaran, strategi dan prosentase penurunan yang ditargetkan oleh pemkab Jember.

Ternyata dari penjelasan tim anggaran pemkab, akan diberikan tambahan anggaran ke masing-masing kecamatan senilai 3 sampai 4 milyar rupiah, bervariasi tergantung jumlah kasus. Nilai tersebut menurut Itqon, memang lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Selain itu pemkab juga akan memaksimalkan peran puskesmas dan kader posyandu, untuk sosialisasi dan melakukan pendampingan kepada masyarakat.

(13 views)