Sedikitnya 28 dari 36 cabang olah raga, akan melayangkan mosi tidak percaya dan meminta pergantian pengurus Koni Jember. Hal ini dilakukan karena beberapa tahun terakhir terjadi kemerosotan prestasi olah raga di Jember.
Seperti diungkapkan ketua Federasi Olah Raga Karate-do Indonesia atau Forki Sudjatmiko, yang menilai selama 5 tahun terakhir tidak ada perhatian dari KONI terhadap seluruh cabor. Akibatnya prestasi olah raga Jember merosot dari peringkat 17 menjadi 24. Untuk itu Forki menilai perlu dilakukan penyegaran di tubuh KONI untuk meningkatkan prestasi olah raga.
Apalagi lanjut Sudjatmiko, tahun depan Jember akan menjadi tuan rumah pekan olahraga propinsi Jawa Timur. Sebagai tuan rumah Jember harus mampu mendulang prestasi. KONI juga harus mampu bersinergi dengan pemkab Jember, untuk mempersiapkan diri sebagai tuan rumah Porprov 2022.Sementara bupati Jember Hendy Siswanto menyatakan siap mendukung dan memperbaiki fasilitas olah raga di Jember. Hendy berjanji mengalokasikan anggaran untuk pelatihan atlet dan perbaikan venue yang dibutuhkan dalam Porprov 2022. Namun untuk persoalan di internal KONI, Hendy tidak ingin ikut campir, dan menyerahkan sepenuhnya kepada masing-masing Cabor yang mengetahui langsung kondisi KONI saat ini.
(687 views)