Sisa lebih pembiayaan anggaran atau SILPA kabupaten Jember tahun 2020, diperkirakan naik 100 milyar dibanding tahun sebelumnya, atau sekitar 800 milyar rupiah. Demikian disampaikan wakil ketua DPRD Jember Ahmad Halim.
Halim menjelaskan, dalam koordinasi KUA PPAS antara pimpinan DPRD bersama bupati, diperoleh informasi bahwa Silpa tahun 2020 diperkirakan sebesar 800 milyar, atau naik 100 milyar dibanding tahun 2019 lalu. Besarnya Silpa tersebut menurut Halim, menunjukkan kegagalan pemerintah daerah gagal menyelaraskan progam pemerintah pusat, propinsi dengan daerah.
Seharusnya pemerintah daerah menyelaraskan pembangunan dengan progam di pusat dan daerah. Sebab APBD merupakan urat nadi pembangunan, yang memiliki efek domino terhadap pergerakan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Halim berharap pemerintahan saat ini benar-benar bijak, dengan memaksimalkan penggunaan APBD untuk kepentingan masyarakat, sehingga Silpa tidak terlalu besar seperti tahun-tqhun sebelumnya.
(701 views)