Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Rabu siang meresmikan Rumah Sakit Paru Jember sebagai rumah sakit lapangan darurat covid-19. Dengan demikian total rumah sakit rujukan covid-19 di Jawa Timur mencapai 145 rumah sakit.
Kepada sejumlah wartawan Khofifah menjelaskan, kasus Covid-19 secara nasional mengalami lonjakan cukup signifikan dalam sebulan terakhir. Untuk Jawa Timur, per 25 Desember 2020, mencapai 79.207 kasus, dengan total kasus aktif yang masih dirawat sebanyak 6.002 pasien. Melonjaknya kasus covid-19 tersebut juga diikuti tingginya pasien covid-19 yang meninggal dunia.
Akibat melonjaknya kasus covid-19 tersebut, sejumlah rumah sakit rujukan covid-19 yang ada mencapai 60-70 persen. Padahal standar WHO maksimal 60 persen. Untuk itulah Pemprov menyiapkan 18 rumah sakit rujukan covid-19 yang baru di Surabaya, Malang dan Jember, yakni Rumah Sakit Paru Jember.
Khofifah berharap dengan adanya rumah sakit rujukan covid-19 tambahan di Jember ini, agar diikuti oleh kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan. Sebab tanpa adanya kesadaran menerapkan protokol kesehatan, jumlah kasus covid-19 akan terus meningkat dan rumah sakit rujukan tambahan tidak ada artinya, karena akan selalu overload.
(917 views)
