Selama 72 Hari Menjabat Plt Bupati Hanya Ingin Cairkan Anggaran Mendesak, Rutin, Wajib dan Mengikat

Selama 72 hari menjabat sebagai Plt Bupati, wabup Muqit Arief hanya ingin mencairkan anggaran yang bersifat mendesak, rutin, wajib dan mengikat sesuai dengan aturan penggunaan perkada sebagai pengganti perda APBD. Demikian disampaikan Plt bupati Jember Muqit Arief melalui telefon selularnya.

Muqit menjelaskan, dirinya sudah memerintahkan kepada staf ahli bersama para asisten, untuk mengkaji perkada pengganti APBD. Hal ini dilakukan agar dirinya jangan sampai salah mengeksekusi anggaran selama dirinya menjabat sebagai plt bupati, khususnya anggaran penanganan covid 19.

Selain itu dirinya juga sudah mengirimkan tim untuk berkonsultasi dengan pemprov dan kemendagri. Hasil dari kajian dan konsultasi tersebut nantinya akan diserahkan kepada DPRD Jember, dan menjadi dasar bagi dirinya terkait kebijakan anggaran.

Muqit enggan berkomentar tentang beredarnya informasi, bahwa selama ini perkada pengganti APBD hanya dipegang oleh bupati dan kepala bappekab. Yang pasti setelah selesai dikaji oleh staf ahli dan asisten, dirinya akan menyerahkan hasilnya kepada DPRD.

 

 

 

 

(234 views)