Meski pemkab Jember mengklaim masyarakat yang menjalani karantina di Jember Sport Garden atau JSG mendapatkan pelayanan yang baik, namun masih berpotensi besar untuk mengalami stress. Demikian yang disampaikan ketua himpunan psikolog indonesia HIMPSI Jember Muhib Alwi.
Menurut Muhib secara umum penanganan pasien covid-19 di Jember masih terbilang humanis. Sebab sejauh yang ini pasien covid-19 tidak langsung dijemput oleh tim medis ke rumahnya, namun diberi penarwan oleh tim medis tingkat puskemas untuk datang sendiri ke puskesmas atau dijemput ke rumahnya. Selain itu menurut Muhib hingga detik ini belum pernah ada pasien covid-19 yang kabur dari rumah sakit, seperti yang terjadi dibeberapa tempat.
Meski demikian saat ditanya terkait potensi stres bagi warga yang dikarantina di JSG, Muhib menilai mereka sangat besar potensinya mengalami stress. Sebab mereka yang dikarantina di JSG tidak semuanya sakit, namun ada yang hanya berstatus orang dalam resiko atau ODR dan orang dalam pemantauan atau ODP.
(977 views)