Legislator PDI Perjuangan Hadi Supaat mensinyalir, belum dibagikannya bantuan pelampung kepada para nelayan, berkaitan dengan kepentingan politik pilkada. Demikian disampaikan legislator PDI Perjuangan DPRD Jember Hadi Supaat.
Kepada sejumlah media Supaat ketika melakukan sidak di aula Jokotole Kepatihan Rabu sore mengatakan, ribuan pelampung yang ditimbun ini merupakan pengafaan tahun 2018, belum dibagikan karena menunggu branding foto bupati. Tentu ini menimbulkan kecurigaan ada motif politik, sehingga pelampung ini hanya ditimbun selama 2 tahun.
Hadi mengaku sangat kecewa dengan kinerja pemkab Jember, dimana pelampung ini sudah diserahkan secara simbolis tahun 2018 lalu, tetapi ribuan nelayan hanya disuruh menunggu dan tidak jelas kapan akan diberikan. Hal ini lanjut hadi, diketahui ketika DPRD menggelar hearing bersama perwakilan nelayan beberapa waktu lalu.
DPRD Jember Rabu sore melakukan sidak di aula jokotole di wilayah kelurahan Kepatihan milik dinas Pendidikan. Disana ditemukan sekitar 22 ribu pelampung pengadaan tahun 2018 lalu. Anehnya pengadaan pelampung dilakukan bagian umum pemkab Jember, sementara untuk branding foto bupati senilai 1,7 milyar dilakukan oleh dinas perikanan.
(965 views)
