Salah satu ODP atau orang dalam pengawasan yang dirawat di RSD Soebandi, Rabu pagi meninggal dunia. Menyikapi persoalan tersebut Lurah Kepatihan Kecamatan Kaliwates Suti meminta warganya tidak perlu panik dan tidak gampang percaya dengan informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Kepada sejumlah wartawan Suti membenarkan bahwa memang ada salah satu warganya yang berstatus ODP meninggal dunia. Saat ditanya terkait riwayat perjalanan yang bersangkutan Suti mengaku tidak begitu mengetahuinya. Tuti hanya mengetahui bahwa yang bersangkutan berprofesi sebagai kontraktor.
Atas peristiwa tersebut pihaknya bersama anggota kepolisian langsung melakukan langkah agar warganya tidak panik. Tuti juga menginformasikan kepada warganya bahwa informasi yang beredar di media sosial yang menyebut warganya yang meninggal positif corona adalah hoaks. Karena hingga saat ini hasil tesnya belum keluar.
Meski demikian Suti mengaku warganya sempat resah dan berencana menolak kedatangan jenazah. Beruntung saat ini dikawal polisi sehingga warga kembali kondusif. Meski demikian Suti mengaku melarang warganya untuk melakukan takziyah ke rumah duka termasuk dilarang mengikuti prosesi pemakaman. Pemakaman hanya boleh dilakukan oleh petugas dengan mengenakan Alat Pelindung Diri atau APD.
Berdarkan data yang dirilis Dikominfo Jember, per hari Selasa tanggal 7 April 2020 ada 15 orang berstatus Pasian Dalam Pengawasan atau PDP, 5196 OrangĀ Dalam Risiko atau ODR, 605 Orang dalam Pantauan atau ODP, dan tetap duao rang dinyatakan positif covid-19.
(1.857 views)