Akibat penyebaran virus corona hingga menyebabkan Jember menjadi salah satu zona merah, tingkat hunian hotel mengalami penurunan drastis. Bahkan hingga akhir Maret lalu rata-rata ringkat hunian hotel di Jember hanya 5 persen saja.
Menurut ketua Perhimpunan Hotel dan Restaurant Indonesia PHRI Jember Teguh Supriyanto, Sejak terjadinya penyebaran virus corona ringkat hunian hotel di Jember terus menurun, hingga maksimal hanya 5 persen saja. Bahkan ada beberaoa hotel yang terpaksa menutuo sementara sampai kondisi dirasa mulai membaik.
Penutupan sementara ini terpaksa dilakukan untuk mengurangi biaya operasional yang tinggi setiap harinya, sementara jumlah tamu yang menginap sangat sedikit bahkan tidak ada sama sekali. Untuk beberapa hotel yang masih buka, memberlakukan pembatasan kerja bergiliran kepada karyawannya.
Alasan menutup sementara lanjut Teguh, bukan hanya untuk mengurangi beban operasional yang tinggi, tetapi sebagian manajemen hotel juga khawatir dengan kedatangan tamu menginap dari luar kota, yang tidak diketahui kondisi kesehatannya. Karena itu PHRI menyarankan kepada hotel yang masih buka, untuk memeriksa suhu tubuh setiap tamu yang datang, serta menyediakan handsanitizer di bebera tempat dalam hotel.
(1.024 views)