Kepanikan masyarakat terhadap penyebaran virus Corona ternyata juga terjadi di Jember. Bahkan akibat tingginya permintaan masyarakat, stok masker di sejumlah Apotik di Jember sejak sebulan lalu sudah kosong. Kalaupun ada tentu harganya sangat mahal.
Seperti diungkapkan Venti, kepala apotik K-24 Sumbersari yang mengaku sudah tidaka menjual masker sejak 1 bulan yang lalu. Menurut Venti, pihaknya tidak lagi menjual masker karena memang tidak ada suplay dari distributor. Venti juga mengaku tidak mendapat kepastian dari distributor, kapan suplay bisa kembali normal.
Meski di Jember tidak ada satupun yang potitif terinfeksi Corona, nampaknya masyarakat paranoid sendiri dengan merebaknya virus corona. Mestinya masyarakat tidak perlu panik, Venti menyarankan lebih baik masyarakat focus menjaga daya tahan tubuhnya daripada sibuk berburu masker.
Hal senada diungkapkan Lidya, asisten apoteker kimia farma jalan Kalimantan. Menurut Lidya sejak sebulan lalu distributor mengurangi suplay masker. Meskipun ada harga dari distributor juga sangat tinggi. Harga jual distributor yang biasanya 12 ribu perkotak isi 50 masker, saat ini naik menjadi 80 ribu per kotak isi 50 masker. Selain masker stok hand sanitizer juga mulai langka sejak 2 minggu lalu.
(1.546 views)