Demo Berakhir Ricuh 6 Mahasiswa, 3 Polisi dan 1 Pol PP Terluka

Aksi unjuk rasa ratusan petani Puger bersama mahasiswa Senin siang berakhir ricuh. Akibat peristiwa ini sedikitnya 6 orang mahasiswa, 3 orang polisi dan 1 orang anggota satpol PP harus dilarikan ke rumah sakit.

 

Ketua PMII Cabang Jember Ahmad Bajuri menceritakan, semula aksi menuntut pengembalian aliran irigasi berjalan tertib dan lancar. Situasi berubah memanas ketika lagi-lagi bupati tidak bersedia menemui masyarakat dan mahasiswa yang sedang melakukan aksi. Akibatnya aksi saling dorong antara pengunjuk rasa dengan petugas keamanan tidak terhindarkan.

 

Situasi semakin memanas ketika terjadi aksi saling pukul, hingga menyebabkan sedikitnya 6 orang mahasiswa terluka, satu diantaranya harus menjalani operasi karena mengalami pergeseran tulang rahang. Atas kejadian ini Bajuri menuntut pihak kepolisian bertanggung jawab penuh terhadap seluruh mahasiswa yang menjadi korban.

 

Senada dengan Bajuri, Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono ketika di konfirmasi membenarkan situasi mulai memanas, ketika mahasiswa memaksa akan masuk ke kantor bupati. Aris juga mengaku sudah ke rumah sakit untuk mengunjungi mahasiswa dan anggotanya yang terluka. Akibat peristiwa ini  6 mahasiswa, 3 anggota polisi dan seorang anggota satpol pp terluka.

 

Sebelum melakukan aksinya di kantor Pemkab Jember, ratusan petani dan aktifis PMII melakukan aksi di Gedung DPRD Jember, menuntut pengembalian aliran irigasi yang sempat diubah oleh pabrik semen PT. Imasco. Sebab akibat perubahan tersebut, aliran air menjadi lambat, sehingga 3 ribu hektar lahan pertanian di Puger kulon dan Puger wetan terganggu.

(1.145 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.