Ketua Pd Muhammadiyah Jember Kusno memastikan, surat ajakan debat terbuka dengan NU yang beredar di media sosial merupakan hoax. Hal. Ini ditegaskan dalam pertemuan yang diinisiasi polres jember kamis sore.
Kusno menjelaskan, sampai detik ini dirinya belum. Pernah melihat bentuk fisik surat yang beredar di media sosial tersebut. Namun jika dilihat konsep surat, sangat jelas itu bukan format surat yang dikeluarkan muhammadiyah.
Diantaranya bentuk kop surat jelas berbeda, format penomoran surat berbeda, dan yang bertandatangan dalam surat dengan mengatasnamakan ketua Muhammadiyah Jember bukan dirinya, tetapi nama lain yang bukan merupakan kader Muhammadiyah.
Sekretaris Pcnu Jember Abdul Hamid Mudjiono, sejak awal sudah yakin surat yang beredar tersebut tidak benar. Selama ini hubungan nu dan muhammadiyah sangat baik, sehingga tidak mungkin Muhammadiyah membuat surat semacam itu.
Meski demikian Mudjiono berharap pihak kepolisian mengusut tuntas persoalan ini, sampai pelaku mendapatkan sanksi tegas, agar tidak ada lagi oknum tidak bertanggung jawab bermain-main dengan persoalan sensitif seperti ini, untuk memecah belah umat.
Sementara Kapolres Jember Akbp Alfian Nurizal berjanji akan mengusut persoalan ini hingga tuntas. Sebab upaya adu domba seperti ini merupakan persoalan sensitif, apalagi yang akan dibenturkan adalah dua organisasi islam terbesar di indonesia.
(1.407 views)