Pertumbuhan ekonomi kabupaten Jember sejak tahun 2016 hingga kini, hampir sama dengan pertumbuhan ekonomi nasional. Padahal tahun-tahun sebelumnya pertumbuhan ekonomi Jember jauh lebih tinggi dibanding nasional. Demikian disampaikan anggota dewan pertimbangan wilayah partai Nasdem Kamil Gunawan, Dalam acara diskusi publik yang diselenggarakan PWI dan Universitas Jember.
Kamil menjelaskan, angka pertumbuhan ekonomi Jember yang hampir sama dengan nasional ini menunjukkan, pertumbuhan ekonomi di Jember melambat. Artinya pemerintah daerah sejak tahun 2016 gagal mendorong ekonomi masyarakat, sehingga bisa dikatakan ekonomi tumbuh pada sektor swasta.
Kamil menilai hak ini terjadi akibat buruknya tata kelola birokrasi di kabupaten Jember, yang kemudian berdampak kepala pelayanan terhadap masyarakat. Kamil mencontohkan banyaknya kepala OPD berstatus plt, yang tentu saja kewenangannya terbatas sehingga keputusan strategis yang mestinya bisa dilakukan dengan cepat, masih harus menunggu bupati.
Atas kondisi ini kamil berharap siapapun bakal calon bupati yang nantinya terpilih, harus bisa melakukan percepatan pembangunan ekonomi, minimal pertumbuhannya 2 persen lebih tinggi dibandingkan nasional. Tentu langkah awal yang harus dilakukan dengan melakukan penataan birokrasi yang sehat, serta menjaga hubungan dan komunikasi harmonis dengan DPRD.
(1.041 views)