Puluhan Jurnalis Desak Polri Usut Tuntas Anggotanya yang Aniaya Wartawan

demoPuluhan jurnalis dari unsur Persatuan Wartawan Indonesia, Ikatan Jurnalis Televisi dan Aliansi Jurnalis Independen Jumat pagi menggelar aksi unjukrasa di depan Mapolres Jember. Mereka menuntut Polri mengusut tuntas oknum anggotanya, yang melakukan penganiayaan terhadap wartawan saat melakukan peliputan aksi unjukrasa mahasiswa.

Korlap aksi Mahfud Sunarji mengatakan, Polri telah menciderai kebebasan pers dalam menjalankan tugasnya memberikan informasi kepada masyarakat. Dari hasil komunikasi dengan organisasi wartawan, tercatat ada 10 orang wartawan yang menjadi korban kekerasan oknum anggota polisi, diantaranya di Jakarta, Makasar dan papua.

Tindakan represif Polri sebagai aparat penegak hukum terhadap wartawan ini sudah menyalahi Undang-undang nomor 40 tahun 1999 tentang kebebasan pers. Untuk itu puluhan wartawan ini menuntut agar polisi tidak melakukan tindakan represif saat melakukan pengamanan aksi unjukrasa, mengusut dan menghukum oknum anggota Polri yang melakukan tindakan kekerasan terhadap wartawan.

Ketika Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal yang memang masih beberapa hari menjabat di Jember ini ingin bicara sekaligus memperkenalkan diri, para wartawan menolaknya. Sebab tujuan mereka melakukan aksi untuk menuntut keadilan, bukan untuk berkenalan.

(479 views)