Penghilangan Bendera Tiga Omek di IAIN Jember Berbuntut ke Ranah Hukum

omekMerasa benderanya sengaja dihilangkan oleh orang tidak bertanggungjawab, tiga oraganisasi mahasiswa yakni Himpunan Mahasiswa Islam HMI, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia GMNI, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah IMM IAIN Jember, Rabu siang mendatangi Mapolres Jember. Mereka meminta agar Polres Jember, mengusut tuntas penghilangan bendera tersebut.

Salah satu perwakilan dari GMNI Ilham kepada sejumlah wartawan menjelaskan, awalnya tiga Omek GMNI, IMM dan HMI IAIN Jember memasang sejumlah bendera di depan Kampus IAIN Jember. Namun setelah dilihat pagi tadi, bendera tersebut sudah tidak ada. Tiga Omek tersebut menduga, bendera tersebut sengaja dihilangkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Karena itulah, agar tidak timbul saling curiga dan konflik horizontal, ketiga Omek tersebut sepakat membawa kasus pembuangan bendera tersebut ke ranah hukum. Bahkan puluhan anggota dari ke tiga Omek tersebut, saat bertemu langsung dengan Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo meminta, agar persoalan tersebut diusut tuntas. Mereka juga memberi waktu selama tiga hari bagi Polres untuk menemukan siapa yang pelaku pembuangan bendera tersebut.

Sementara Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo saat menyambut kedatangan anggota ketiga omek tersebut menyampaikan terimakasih atas kedatangannya ke Mapolres Jember. Kusworo memastikan persolan tersebut nantinya, akan ditangani secara profesional oleh Polsek Kaliwates tanpa ada yang ditutupi.

Kusworo juga memastikan jika memang dalam hasil penyelidikan ditemukan unsur pidana, maka akan disampaikan secara transparan kepada pelapor. Namun terkait tuntutan tiga hari Polres Jember harus bisa mengungkap pelakunya, Kusworo menyampaikan pihaknya tidak dapat memastikan berapa lama proses penyelidikan dapat membuahkan hasil. Sebab ada prosedur sesuai undang-undang yang memang wajib dilalui dalam proses penyelidikan.

(2.144 views)