OJK Minta Masyarakat Waspadai Aplikasi Pinjaman Online

Kepala OJK Jember Azilsyah Nurdin, minta masyarajat mempelajari terlebih dahulu, sebelum bertransaksi dengan perusahaan fintech atau financial technologi. Sebab meski sudah beriklan di media, tidak semua perusahaan fintech sudah mendapatkan ijin dari OJK.

Menurut Azil sampai hari ini baru ada 113 perusahaan fintech yang berijin terdaftar resmi di OJK. Sedangkan ratusan perusahaan fintech lainnya dipastikan ilegal, dan rawan melakukan pelanggaran yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat.

Perusahaan fintech yang resmi pasti akan mematuhi prosedur lembaga jasa keuangan yang sudah ditetapkan, seperti adanya pembatasan denda maksimal, tidak menyebarkan data pribadi nasabah, serta tata cara penagihan kepada nasabah yang terlambat. Jika ada fintech yang menagih kepada keluarga, teman atau tetangga nasabah, bisa dipastikan itu merupakan fintech illegal.

Karena sudah banyak sekali keluhan yang masuk, Azil berharap masyarakat tidak begitu saja melakukan pinjaman online. Sebelum melakukan transaksi sebaiknya di kroscek terlebih dahulu di website resmi OJK, apakah perusahaan fintech tersebut sudah berijin atau belum.

(283 views)