Tahun 2019 Sampoerna Kayoe Targetkan Produksi 920 Ribu Meter Kubik Plywood

IMG_20190323_114829Tahun 2019 Sampoerna Kayoe menargetkan bisa memproduksi 920 ribu meter plywood, atau naik sekitar 15 persen dari total produksi yang dicapai tahun 2018 yang sebesar 830 ribu meter kubik plywood. Demikian yang disampaikan Operasional Division Head Sampoerna Kayoe Harry Handojo pada konferensi pers usai gathering bersama Pemasok Kayu Jawa Timur di Hotel Cempaka Hill Jember, Sabtu siang.

Kepada sejumlah wartawan Harry menjelaskan, antusiasme petani dan pemasok kayu di Indoensia, khususnya di Jawa semakin meningkat, sehingga Sampoerna Kayoe juga harus mengimbangi semangat para petani dengan menyerap produksi kayu sengon mereka. Jika tahun 2018 lalu Sampoerna Kayoe mampu memproduksi plywood sebanyak 830 ribu meter kubik, tahun 2019 ini pihaknya menargetkan bisa memproduksi plywood sebanyak 920 meter kubik atau ditargetkan naik 15 persen.

Jumlah pabrik kayu di Jawa Timur jumlahnya masih tetap, yakni di Kabupaten Banyuwangi, Jember, Madiun dan Jombang. Meski demikian lanjut Harry pihaknya akan meningkatkan jumlah produksi. Selain itu sebagai inovasi Sampoerna Kayoe juga sedang mengembangkan aplikasi berbasis android Bernama Bakul Kayu. Dengan semakin dekatnya sampoerna kayoe kepada petani, nantinya petani tidak perlu merasa bingung mencari pembeli sengon yang ditanamnya.

Lebih lanjut Harry menjelaskan, Sampoerna Kayoe juga akan mengikuti program pemerintah dengan meningkatkan jumlah ekspor sebanyak 45 persen dari total jumlah produksi. Selain sengon Sampoerna Kayoe juga memproduksi kayu non sengon, namun jumlahnya hanya 10 persen.

(924 views)