BKSDA Jember Gerebek Pertunjukan Topeng Monyet

Untuk yang ke sekian kalinya, Balai Konservasi Sumberdaya Alam BKSDA III Wilayah Jember, Kamis pagi kembali menggerebek pertunjukan topeng monyet di Kecamatan Sumbersari. Kali ini petugas berhasil mengamankan seekor monyet ekor panjang dari dua pemuda asal Kecamatan Besuki Situbondo.

Kepala BKSDA III Wilayah Jember Setyo Utomo menjelaskan, Kamis pagi pihaknya bersama aktivis Jakarta Aminal Aid Network atau JAAN menerima laporan dari warga bahwa ada pertunjukan di wilayah Kelurahan Sumbersari. Berbekal laporan tersebut, petugas BKSDA bersama JAAN meluncur ke TKP.

Sesaimpainya di TKP, petugas langsung membawa dua orang pelaku topeng monyet bernama Qodri dan Hendri asal Desa Gunung Malang Kecamatan Basuki, serta seeokor monyet ekor panjang yang dijadikan atraksi. Saat ini monyet ekor panjang sudah diamankan di kantor BKSDA Jember untuk selanjutnya direhabilitasi di City Forest and Farm Arum Sabil yang terletak di Kelurahan Tegal Gede Sumbersari. Sementara dua pelaku setelah diberikan pembinaan diijinkan pulang ke rumahnya.

Sementara salah satu pelaku bernama Qodri menjelaskan, dirinya baru sebulan menjalankan usaha topeng monyet dengan berkeliling dari pasar hingga ke pemukiman warga. Sementaranya monyet yang digunakan merupakan milik juragannya bernama cak Ayat warga Cirebon.

Qodri mengaku dalam sekali pertunjukan biasanya mendapatkan hasil sekitar 50 ribu rupiah, yang kemudian hasilnya dibagi sama rata dengan juragannya. Qodri juga mengaku dirinya tidak mengetahui bahwa pertunjukan topeng monyet dilarang.

(377 views)