2019 Bank Indonesia Jawa Timur Masih Fokus Kembangkan Cluster Kopi

IMG-20190131-WA0011Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, tahun 2019 ini masih akan tetap fokus mengembangkan cluster kopi, agar komoditas kopi Jawa Timur bukan hanya Bondowoso mampu menembus pasar ekspor. Demikian disampaikan Kepala Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Difi A. Johansyah.
Menurut Difi, tahun 2018 lalu nilai impor Indonesia masih lebih besar dibanding eksport. Karena itu BI saat ini berupaya mendorong peningkatan ekspor dan mengurangi impor. Salah satu komoditas yang dinilai memiliki prospek besar untuk diekspor ialah kopi, mengingat dari tahun ke tahun, permintaan kopi dari luar terus meningkat.
Hanya saja, kata Difi, kondisi perkebunan kopi yang ada di Jawa Timur, saat ini maaih banyak yang belum diremajakan, sehingga produksinya kurang maksimal. Selain itu, pengolahan paska panen, juga masih dilakukan secara tradisional, sehingga belum memenuhi standar kopi premium, yang diminta pasar global. Untuk itulah, BI Jember akan fokus pada pengembangan kopi, baik dari hulu hingga ke hilir, sehingga kopi Jawa Timur dapat menembus pasar internasional.
Difi menambahkan, ada beberapa daerah yang nantinya akan dijadikan cluster kopi. Di antaranya, Kediri, Tulung Agung, Malang, Jember dan Bondowoso. Sejumlah daerah tersebut, diniliai memiliki demografi yang cocok untuk pengembangan kopi premium.

(413 views)