Polres Jember Fasilitasi Deklarasi Damai Peserta Pemilu

Pengurus seluruh partai politik di Kabupaten Jember, Senin pagi melakukan deklarasi pemilu damai di ruang Rupatama Polres Jember, tanpa money politik dan isu sara. Polres Jember memfasilitasi deklarasi pemilu damai ini, setelah Bawaslu menetapkan Jember sebagai wilayah paling rawan kedua setelah Ponorogo.

Kasat Intel Polres Jember AKP Edi Sudarto menjelaskan, Polres Jember sengaja memfasilitasi deklarasi pemilu damai ini, untuk menciptakan situasi Kabupaten Jember yang aman dan kondusif menjelang pemilu 27 April mendatang, sekaligus menindaklaanjuti rekomendasi Bawaslu RI, yang menetapkan Jember sebagai kabupaten dengan tingkat kerawanan tertinggi setelah Ponorogo.

Edi bersyukur perwakilan dari 16 partai peserta pemilu hadir, dan menandatangani empat point kesepakatan pemilu damai dengan disaksikan langsung Forkopimda. Keempat kesepakatan itu diantaranya tidak menggunakan isu sara dan provokatif, serta siap menerima hasil akhir pemilu 2019 mendatang.

Sebelumnya Bawaslu RI melakukan pemetaan tingkat kerawanan dengan belasan point sebagai tolak ukur. Untuk di Jawa Timur sendiri, Kabupaten Jember menempati posisi tertinggi kedua dengan 6 jenis kerawanan, sementara tingkat kerawanan tertinggi ditempati Kabupaten Ponorogo dengan 8 jenis kerawanan.

(237 views)