Angka Kematian Ibu Hamil dan Melahirkan Di Jember Tertinggi Di Jawa Timur

Setelah masuk urutan kelima dengan angka kasus stunting terbanyak di Jawa Timur, Kabupaten Jember ternyata juga berada di urutan teratas dengan jumlah kematian ibu hamil dan melahirkan tertinggi di Jawa Timur. Demikian disampaikan Konsultan Kebidanan Sosial Dokter Murad kepada sejumlah wartawan.

Murad menjelaskan, jika dilihat dari data Dinas Kesehatan Jawa Timur ada beberapa hal yang menyebabkan angka kematian ibu hamil dan melahirkan di Jember Cukup Tinggi. Di antaranya sistem manajemen Puskesmas yang belum dikelola dengan baik. Padahal selama ini Puskesmas menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat.

Minimnya sosialisasi oleh Puskesmas kepada masyarakat, menyebabkan masyarakat khususnya dipedesaan masih lebih percaya kepada dukun dalam proses persalinan. Selain itu Murad melihat Puskesmas di Jember belum memiliki peta wilayah sebaran ibu hamil, sehingga tidak bisa memberikan pendampingan secara maksimal.

Murad juga menyayangkan buruknya pola komunikasi antara Pemerintah Kabupaten dengan petugas medis khususnya bidan. Apabila terjadi kematian ibu hamil dan melahirkan di Puskesmas, bidan akan langsung tidak bisa promosi jabatan.

Akibatnya saat ada pasien bersalin, Puskesmas langsung merujuknya ke Rumah Sakit meski sebenarnya bisa sitangani di Puskesmas. Sehingga pasien bersalin di Rumah Sakit cukup banyak. Penumpukan pasien ini otomatis menurunkan mutu pelayanan kesehatan di Rumah Sakit.

(1.793 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.