Ribuan masyarakat Jember yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Tolak Penjajahan Ideologi Bangsa atau Topi Bangsa, Jumat siang akan menggelar aksi unjuk rasa di kantor Pemkab dan DPRD Jember.
Penanggung jawab aksi Baquni Purnomo menjelaskan, akhir-akhir ini terjadi keresahan di masyarakat, atas adanya sebuah lembaga yang mengganggu dinilai sudah sangat mengganggu masyarakat muslim khususnya Nahdlatul Ulama. Bahkan beberapa waktu lalu sempat nyaris menimbulkan konflik horizontal.
Gus Baiqun optimis aksi yang akan dilakukan usai Salat Jumat ini, akan diikuti oleh ribuan masyarakat yang siap menandatangani petisi, untuk diserahkan kepada Pemkab dan DPRD Jember. Jika tidak segera ada tindak lanjut dari Pemerintah Daerah, Gus Baiqun khawatir justru akan menjadi bom waktu yang bisa meledak setiap saat.
Lebih jauh Gus Baiqun menjelaskan, selama ini dirinya bersama sejumlah tokoh agama sudah berupaya meredam aksi massa, sambil menunggu kebijakan Pemerintah Daerah. Namun sayangnya sampai hari ini dirinya sama sekali belum melihat, adanya upaya Pemerintah Daerah untuk meredam konflik.
(1.330 views)
