Bupati Jember Faida berjanji memberikan alokasi anggaran senilai 1 milyar rupiah dalam Perubahan APBD 2018, kepada pengemudi ojek pangkalan. Anggaran tersebut sebagai kompensasi, ojek pangkalan yang mengikuti progam antar jemput siswa yatim piatu, yang merupakan progam baru baru Pemkab Jember.
Demikian disampaikan Bupati Jember Faida dalam pertemuan mediasi angkutan online dan konvensional di Aula Pemkab Jember Senin siang. Menurut Faida, sarana transportasi di Kabupaten Jember harus diakui masih kurang memenuhi syarat. Sehingga yang bisa dilakukan adalah bagaimana memaksimalkan angkutan yang sudah ada saat ini.
Angkutan online diperlukan masyarakat mengikuti perkembangan tehnologi. Begitu juga angkutan konvensional, juga dibutuhkan oleh sebagian masyarakat yang lain, sehingga keduanya harus tetap ada. Untuk itu Faida berjanji memberikan bantuan senilai 1 milyar dalam P-APBD 2018 kepada ojek pangkalan, yang nanti akan bergabung dalam progam antar jemput siswa miskin dan yatim piatu.
Hal senada diungkapkan Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo. Kusworo berharap ada progam dari Pemkab Jember untuk membantu memfasilitasi peningkatan pelayanan angkutan konvensional. Sedangkan dari sisi Polres Jember sendiri, Kusworo siap memfasilitasi ojek pangkalan yang akan beralih ke online, untuk mendapatkan Surat Ijin Mengemudi. Sebab mau tidak mau tehnologi tidak bisa dilawan, tetapi kita sendiri yang harus bisa menyesuaikan.
(1.001 views)