Sudah satu tahun terakhir proses belajar mengajar di SDN Bintoro 5 terganggu, karena 3 dari 6 ruang kelas yang ada mengalami rusak parah dan tidak bisa dipakai sama sekali. Akibatnya satu ruang kelas harus digunakan untuk dua rombel.
Kepala SDN Bintoro 5 Purwito menceritakan, 3 ruang kelas praktis sama sekali tidak bisa dipakai karena rusak parah. Sehingga ruang kelas yang tersisa hanya ada 3, itupun satu di antaranya juga dalam kondisi rusak meski masih bisa dipaksakan untuk dipakai.
Kerusakan ruang kelas ini menurut Purwito, sudah terjadi sejak 3 tahun lalu. Bahkan dua tahun lalu Dinas Pendidikan sudah berkunjung untuk melakukan survey, namun sampai detik ini belum ada kejelasan. Akibatnya sejak setahun lalu 3 ruang kelas sama sekali tidak bisa digunakan lagi.
Purwito menyayangkan lamban dan kurangnya perhatian dari Dinas Pendidikan, sampai menyebabkan terganggunya proses belajar mengajar. Purwito berharap Dinas Pendidikan segera turun untuk membantu kebutuhan perbaikan kelas, sehingga proses belajar mengajar di SDN Bintoro 5 bisa segera berjalan normal.
(1.008 views)
