Warga Dusun Ungkalan Desa Sabrang Ambulu, pertanyakan transparansi penggunaan dana sharing dari pihak perhutani, oleh Lembaga Masyarakat Desa Hutan atau LMDH setempat. Sebab sejauh ini masyarakat Dusun Ungkalan yang juga merupakan anggota dari LMDH, belum pernah merasakan manfaat dari dana sharing tersebut.
Hartono salah satu warga Dusun Ungkalan mengatakan, dirinya memang tidak tahu pasti berapa besaran dana sharing yang diterima dari pihak Perhutani. Harusnya berapapun nilainya, dana tersebut bisa dipergunakan untuk usaha produktif, termasuk diantaranya pembangunan infrastruktur.
Namun kenyataannya, hingga saat ini masyarakat kawasan hutan dusun Ungkalan, belum pernah merasakan manfaat dana sharing dari perhutani. Karena itulah masyarakat Dusun Ungkalan mempertanyakan transaparansi aliran dana sharing tersebut.
Sementera Administratur Perhutani Jember Ahmad Basuki mengakui bahwa transaparansi penggunaan dana sharing hingga saat ini masih rendah. Karena itu, pihaknya rencananya akan melakukan koodinasi dengan Kepala Desa setempat, untuk mencari solusi yang terbaik.
Bahkan jika perlu, pihaknya akan melakukan perombakan struktur kepengurusan lmdh, dengan menjadikan Kepala Desa setempat sebagai Dewan Penasehat LMDH. Sehingga nantinya, kemanapun dana sharing mengalir, dapat diketahui minimal oleh masing-masing Kepala Desa setempat.
(1.202 views)
