Ribuan GTT-PTT yang Keberadaannya Tidak Diakui Terancam Menjadi Pengangguran Baru

IMG_20180208_143758

Bupati Jember Faida dalam pertemuan hari pertama dengan Ribuan GTT-PTT menyebutkan, dari hasil verifikasi hanya 5001 orang GTT-PTT yang datanya ditemukan. Dengan demikian 1600 GTT-PTT lainnya tidak diakui, dan terancam menjadi pengangguran baru.

Demikian disampaikan Ketua PGRI Jember Supriyono Jumat siang. Menurut Supriyono dirinya mendapat informasi dari beberapa kepala sekolah, beberapa GTT-PTT disekolahnya tidak diakui keberadaannya. Supriyono menilai hal ini sesuatu yang aneh, sebab selama ini Kepala Sekolah selalu melaporkan kepada Dinas Pendidikan, terkait keberadaan GTT-PTT disekolahnya secara berkala.

Karena itu PGRI mendesak Bupati agar mencarikan solusi, untuk 1600 GTT-PTT yang datanya tidak ditemukan tersebut. Sebab selama ini keberadaan mereka nyata-nyata sangat berjasa dalam proses pendidikan di Kabupaten Jember. Jika hal ini di abaikan, maka 1600 orang GTT-PTT tersebut terancam akan menjadi pengangguran baru, yang artinya akan menambah angka kemiskinan di Kabupaten Jember.

Diberitakan sebelumnya, dari 5001 GTT-PTT yang datanya ditemukan oleh Pemkab Jember, hanya 3300 orang saja yang diakui karena merupakan usulan sekolah. Sementara 1600 lebih GTT-PTT sisanya bukan merupakan usulan sekolah. Karena itu rencananya Pemkab Jember akan memberikan surat penugasan,hanya kepada 3300 orang GTT-PTT saja.

(1.041 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.