Seorang pemulung asal Jenggawah, Kamis sore menemukan mortir peninggalan Belanda yang diduga masih aktif di Desa Rambigundam Rambipuji. Dihari yang sama seorang petani cabe asal Desa Sukogidri Ledokombo, juga menemukan sebuah granat peninggalan perang di pekarangan rumahnya.
Kabag Ops Polres Jember Kompol Muhammad Lutfi menejelaskan, sebuah mortir yang diduga masih aktif, ditemukan oleh pemulung di tanah kosong di Desa Rambigundam. Karena yang bersangkutan tidak mengetahui bahwa benda yang ditemukannya merupakan mortir, rencananya akan dijual ke pengepul besi tua di Jenggawah, yang selanjutnya diserahkan ke Mapolsek setempat.
Di tempat terpisah warga Desa Sukogidri Kecamatan Ledokombo bernama Suli, juga menemukan sebuah granat di pekarangan rumahnya. Jumat siang mortir maupun granat yang ditemukan warga tersebut, diserahkan ke Jihandak Detasemen Gegana Brimob Polda Jatim di Bondowoso, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Lutfi menghimbau kepada masyarakat jika menemukan bahan peledak peninggalan jaman perang, agar langsung melapor ke aparat kepolisian terdekat. Sebab meski sudah bertahun-tahun terpendam, bisa saja bahan peledak tersebut masih aktif dan berbahaya.
(1.211 views)
