Konsep kerjasama pengembangan Bandara Notohadinegoro Jember, antara PTPN 12 dengan Angkasa Pura 2 berupa kerjasama B to B atau Bisnis to Bisnis. Sedangkan aset milik Pemkab Jember akan diperhitungkan dalam bentuk kepemilikan saham.
Direktur Operasional PTPN 12 Anis Febriantomo kepada sejumlah wartawan menjelaskan, saat ini memang masih banyak yang perlu diselesaikan terkait rencana perluasan Bandara Notohadinegoro. Namun yang pasti PTPN 12 sudah berkomunikasi dengan pihak Angkasa Pura 2 selaku pengembang, untuk mempercepat realisasi Pengembangan Bandara.
Pada prinsipnya lanjut Anis, yang paling memungkinkan dan tercepat yaitu dengan melakukan kerjasama B to B, antara PTPN 12 dengan Angkasa Pura 2. Sebab selain bentuk kerjasama tersebut, terlalu banyak persoalan yang harus diselesaikan dan butuh waktu sangat lama.
Ketika dinyata mengenai posisi Pemkab Jember Anis menjelaskan, pertama yang harus diselesaikan terkait pemisahan KSO antara Lapter dengan Lapangan Golf Glantangan. Baru kemudian nilai aset yang sudah dibangun oleh pemkab jember dinilai untuk diperhitungkan sebagai saham.
Sehingga Pemkab Jember yang sudah mengelola Bandara sejak awal dibangun, tetap menjdi salah satu pemegang saham,dengan nilai sesuai aset yang sudah dibangun.
(981 views)
