Sepanjang tahun 2017, jumlah laporan ganguan Kamtibmas yang masuk ke Mapolres Jember, turun 280 kasus jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Demikian disampaikan Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, dalam rilis Analisa dan Evaluasi Kinerja Sepanjang Tahun 2017 Senin siang.
Kusworo merinci, tahun 2016 lalu jumlah laporan gangguan Kamtibmas yang masuk hampir mencapai 2 Ribu kejadian, dengan 1500 lebih sudah terselesaikan. Sedangkan tahun 2017 ini, laporan yang masuk hanya sekitar 1600 kasus, dengan 1200 laporan terselesaikan.
Kusworo memprediksi, penurunan jumlah gangguan Kamtibmas merupakan dampak diluncurkannya E-Siskamling, yang kemudian di tindaklanjuti dengan lomba kampung aman. Meski secara umum jumlah laporan gangguan Kamtibmas menurut lanjut Kusworo,ada beberapa kasus yang juga mengalami peningkatan. Di antaranya penyalahgunaan narkoba, judi, pembunuhan dan penganiayaan.
Lebih jauh Kusoworo menjelaskan, melihat hasil adanya E-Siskamling ini, dirinya berencana kembali akan mengadakan lomba kampung aman di tahun 2018 mendatang. Selain itu kurikulum anti narkoba ke sekolah-sekolah, juga akan dilanjutkan untuk menekan peredaran narkoba di kalangan siswa.
(912 views)