DPU BMSDA Dinilai Tidak Transparan Terkait Ganti Rugi Lahan Jembatan Ponjen

Sejumlah warga desa Ponjen Kencong memprotes pembangunan jembatan di desa mereka. Warga menilai Dinas PU BMSDA tidak transparan terkait nilai ganti rugi lahan yang akan diberikan kepada warga.

Imam salah satu warga Ponjen ketika mendatangi komisi C DPRD Jember Rabu siang mengatakan, sejauh ini warga sama sekali tidak mengetahui berapa besaran nilai ganti rugi lahan, yang akan diberikan oleh DPU BMSDA.

Sebab lanjut Imam, DPU BMSDA selama ini hanya melakukan sosialiasasi saja, tanpa pernah menyebutkan secara rinci nilai ganti rugi yang akan diberikan. Meski warga belum mendapat kejelasan, ternyata pembangunan jembatan Ponjen terus berjalan.

Kepala DPU BMSDA Rasyid Zakaria meminta maaf kepada warga, karena belum menjelaskan rincian nilai ganti rugi dalam sosialisasi beberapa waktu lalu. Padahal menurut Rasyid, besaran nilai ganti rugi sudah ada sejak awal yang ditetapkan oleh apraisal sesuai ukuran lahan yang terkena pembangunan jembatan.

Sementara ketua komisi C DPRD Jember Siswono berharap, tidak ada penolakan dan protes lagi dari warga terhadap pembangunan jembatan Ponjen. Apalagi komisi C DPRD Jember beberapa waktu lalu sudah mengecek dan turun langsung ke lokasi.

(941 views)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.